Pledge United

Oktober 22, 2020

Hari ini adalah hari terakhir dari program Ikrar Bersatu (Pledge United) yang kami jalankan bersama anak-anak lelaki kami di Penjara Remaja. Pledge United adalah program sepak bola eksperiensial yang menggunakan sepak bola untuk menyadarkan anak laki-laki tentang masalah kekerasan berbasis gender di Indonesia. Harapan dari Pledge United adalah menggunakan sepakbola untuk menantang para pemuda untuk menjadikan Indonesia tempat yang aman bagi semua.

Program ini mencakup 8 sesi dengan materi yang berbeda namun berkelanjutan untuk setiap pertemuan. Kurikulum kemudian dibagi menjadi dua bagian; Bagian pertama adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang masalah kesetaraan gender, sehingga remaja laki-laki menyadari masalah ini.

Setelah mereka sadar, bagian kedua meningkatkan kapasitas mereka untuk menjadi pemimpin, sehingga mereka menjadi pemenang dalam kesetaraan gender di keluarga, sekolah, dan komunitasnya.

Pada sesi terakhir hari ini, anak laki-laki harus berjanji dan berjanji:
    1. Tidak pernah memukul atau melukai wanita secara fisik.
    2. Tidak pernah memaksa wanita secara seksual.
    3. Jangan diam saat melihat pria lain melecehkan wanita.
    4. Selalu hormati wanita karena ini adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Inspire Indonesia yang telah membuat program Pledge United untuk pemuda di Indonesia yang akan digunakan secara khusus melalui sepak bola. Kami percaya setiap remaja putra berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk belajar bagaimana memiliki masa depan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri dan untuk wanita yang akan mereka hubungi setiap hari.

Artikel Lainnya

____________________

Sepatu Bola Baru

#ShoesProjectOur boys in the Juvenile Prison received 25 pairs of football shoes! Yay! We see how enthusiastic our boys in the prison are with our football practices, even the heavy rain or the hot sun does not stop them from continuing to practice football for two...

Kelas Merajut

Free and Safe Indonesia with Free and Safe Indonesia Women menyelenggarakan kelas merajut hari ini,pada tanggal 19 dan 26 Januari. Anggreani yang pandai merajut kini mengajar ibu-ibu lain untuk belajar merajut. Anggreani adalah salah satu wanita dari teman teman di Free and Safe Women. Beberapa...

Kacamata Baru untuk Riski

Salah satu anak laki-laki di kelas remaja kami memiliki mata yang tidak berfungsi dengan baik. Kami memutuskan untuk memberinya kacamata baru. Kacamata lamanya sudah rusak, dan saat di kelas Riski sangat kesulitan untuk membaca buku. Dia adalah anak yang cukup rajin, tetapi masalahnya adalah sulit untuk membaca ...

Games Night

Selain pendidikan, lingkungan yang menyenangkan dan konstruktif juga penting untuk Free and Safe agar dapat membangun anak laki-laki kita dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Games Night adalah salah satu program Free and Safe. Terbuka untuk siapa saja atau relawan yang ingin mengenal anak-anak kita...

Kelas Anak Muda

Kami tidak percaya 2021 akan berakhir dalam beberapa minggu lagi. Kami mengadakan kelas remaja terakhir minggu ini. Kami berkumpul di salah satu mall di Bandung dan makan malam bersama. Kami berbagi rasa syukur atas tahun ini, tahun yang penuh tantangan bagi kami saat menikmati makanan.

Kotak Surat

The Mailbox!! Shout out to our creative volunteers who have been teaching the girls for more than a month. Besides having English class, fun dancing class, and singing class, among others, the kids recently made a mailbox for the class. Every meeting our volunteers as...

Berbagi adalah Peduli

Minggu kemarin, kami mengajak anak-anak melakukan bakti sosial ke panti asuhan di Bandung. Kami ingin mereka mempraktikkan keterampilan sosial dan emosional yang sudah mereka miliki. Ini hal yang sederhana, tetapi sangat berarti bagi mereka! Mengapa mempraktikkan keterampilan sosial penting? ...

Strength in Togetherness

(1 November 2023) Bu Nur and her team recently organized a special outing for the Cipedes community, a group who regularly joins our programs at Free and Safe Indonesia Foundation, for two days and one night, they stayed together at a villa, taking time to rest,...

Selamat Rikzar

Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Rikzar diharuskan untuk menjadi orang yang mandiri. Rikzar kehilangan ibunya karena kanker pada tahun 2015, dan ayahnya pada tahun 2016 karena stroke. Orang tua Rikzar memimpikan Rikzar untuk menjadi orang yang sukses. Dia sedang dalam proses untuk mewujudkan impian kedua orangtua nya untuk kehidupannya.

FSI Bali Kelas Inggris

Berita dari FSI Bali! Kami tahu bahwa pendidikan bahasa Inggris sangat penting di Indonesia tetapi tidak selalu mudah diterima oleh siswa. Kami telah lebih fokus dalam menyediakan kelas bahasa Inggris bagi mereka yang mungkin tidak memiliki akses untuk belajar bahasa Inggris. Selain kegiatan di...

By Free and Safe Indonesia

Follow our Instagram
@freeandsafe.id
@fsiwomen

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Free and Safe Indonesia
id_IDIndonesian