Kamu Bisa, Rikzar

Maret 04, 2021

Prestasi lainnya diraih Rikzar yang telah lolos seleksi Pekan Olahraga Daerah Kota Bandung (PORDA). Rikzar mencoba berada di team Kota Bandung. Dia mencoba dengan banyak orang lain, tetapi hanya sedikit yang terpilih. Ini adalah kesempatan yang luar biasa, dan dia sangat terkejut dan bersemangat.

“Ketika saya mendengar bahwa saya terpilih, saya tidak percaya saya akan dipilih karena ada banyak pemain senior yang memiliki lebih banyak pengalaman, dan itu lebih baik dari saya. Ini pertama kalinya saya mencobanya. Harapan saya, saya bisa belajar dari para pemain senior sehingga saya bisa mendapatkan ilmu baru dan menambah pengalaman. Saya akan berlatih lebih rajin sekarang. "

Rikzar mencapai impian sepak bolanya selangkah demi selangkah. Rikzar telah berlatih sepakbola hampir setiap hari dan akhirnya usaha Rikzar membuahkan hasil. Rikzar berdedikasi untuk terus fokus pada mimpinya dan melakukan yang terbaik untuk mencapai apa yang ingin dia capai. Terus kejar mimpi-mimpi itu Rikzar! ⚽️🙌🏻

Mari terus mendukung Rikzar:
http://freeandsafe.co/donate/

*Foto diambil sebelum COVID-19 terjadi

#freeandsafeindonesia #freeandsafeindonesiafoundation #homeofhopeandfuture #fsi_boysstory #congratulations🎉

Artikel Lainnya

____________________

Strength in Togetherness

(1 November 2023) Bu Nur and her team recently organized a special outing for the Cipedes community, a group who regularly joins our programs at Free and Safe Indonesia Foundation, for two days and one night, they stayed together at a villa, taking time to rest,...

Celebrate Independence Day!

(17 August 2023) Independence Day 🇮🇩🇮🇩 Celebration with the kids at the Center of Hope assisted by some of our new volunteers 🥳 instead of reguler classes, we held an independence contest in 2 days (Monday and Tuesday). The kids really enjoyed the event 😆 Some of them...

2 Anak Laki-Laki Baru!!

Riski adalah anak yang sangat bahagia yang baru berusia 17 tahun. Ceritanya luar biasa. Dia adalah salah satu anggota dari kembar empat. Ya, empat bayi sekaligus. Sayangnya, salah satu dari mereka meninggal. Dia berasal dari sebuah desa dekat Cirebon (sekitar empat jam perjalanan dari kota kami.) Kami ...

FSI Wanita

Kami percaya tindakan kebaikan kecil tidak akan pernah sia-sia. Hampir 100 wanita di Lapas Wanita di Bandung sedang berpuasa. Bulan puasa terasa berbeda tanpa keluarga biasanya. Hari ini 5/5/2021 kami @ freeandsafe.id melalui, Free and Safe Women @fsiwomen, memberikan 125 takjil ...

FSI Kerja Sama Dengan Dinas Sosial dan Provinsi

Free and Safe bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Provinsi Jawa Barat. Free and Safe mengirimkan 165 pasang sepatu baru untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama...

Kelas Memasak di Cikondang

Minggu lalu, kami mengadakan kelas pelatihan memasak di desa Cikondang, Kota Baru Parahyangan. Desa ini adalah salah satu tempat pariwisata memancing di danau. Kepala desa membuka rumahnya untuk mengadakan kelas memasak. Tujuannya adalah untuk membantu warga belajar bagaimana ...

Selamat Rikzar

Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Rikzar diharuskan untuk menjadi orang yang mandiri. Rikzar kehilangan ibunya karena kanker pada tahun 2015, dan ayahnya pada tahun 2016 karena stroke. Orang tua Rikzar memimpikan Rikzar untuk menjadi orang yang sukses. Dia sedang dalam proses untuk mewujudkan impian kedua orangtua nya untuk kehidupannya.

Project Sepatu

Tidak ada yang layak memakai sepatu atau sandal dari tempat sampah. Siswa dan anak-anak diwajibkan untuk mengenakan seragam sekolah dan sepatu serta sandal yang sesuai. Banyak siswa memakai sepatu yang terlalu besar atau kecil untuk mereka; sepatu siswa lain nyaris tidak bisa disatukan ....

DIY (Do It Yourself)

Dompet Kulit Baru buatan Rizki! Kami memiliki relawan baru yang suka membuat dompet, ikat pinggang, dan barang-barang lainnya menggunakan bahan kulit. Kemarin Rizki belajar membuat dompet kulit dengan tangannya sendiri, dengan bantuan Andrew, relawan baru kami. Rizki mampu mengikuti setiap...

Kisah Penjara Wanita

Many imprisoned women are mothers and are usually the primary or sole provider for their children. When a mother is imprisoned, frequently the father does not continue to care for his children, resulting in large numbers of children being institutionalized. In a...

By Free and Safe Indonesia

Follow our Instagram
@freeandsafe.id
@fsiwomen

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Free and Safe Indonesia
id_IDIndonesian