Karang Asem, Bali

Juni 25, 2021

Hari ini kami mendapat kabar gembira dari Bali!
Dua hari yang lalu, salah satu staf kami mengunjungi penjara anak di Karang Asem Bali. Di Lapas Remaja Karang Asem ada sekitar 20 remaja yang terpenjara. Staf FSI bersama Brave Bali disambut dengan sangat baik setibanya di Lapas. Bersama-sama berbagi positif diberikan untuk masa depan setiap anak laki-laki di sana, mengatakan bahwa mereka memiliki kesempatan kedua yang pantas mereka dapatkan.

Tujuan dari tiga pesan mereka tidak menyerah dalam kehidupan ini di usia muda mereka, dan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan tidak mencerminkan jati diri kita yang sebenarnya. Mereka mendengarkan sharing dengan baik dan begitu pula para penjaga di penjara anak-anak. Sebelum berbagi, anak-anak bermain futsal bersama dengan staf yang membantu melatih. Kami melatih mereka dengan beberapa teknik dasar dalam bermain futsal, dan anak-anak sangat menikmati dan mereka sangat antusias saat bermain futsal. Mereka mengaku sangat senang karena saat ini sudah ada yang melatih mereka bermain futsal dan berharap bisa bermain futsal bersama lagi.

Kami sangat berterima kasih atas respon yang sangat baik dari masing-masing penjaga di Lapas Anak Karang Asem yang menyambut kami dengan sangat baik. Terima kasih banyak LPKA Karang Asem dan terima kasih Brave Bali telah membantu kami untuk membantu mereka lebih banyak lagi.

Artikel Lainnya

____________________

Shoes Project – Juvenile Prison

This is what the boys in Juvenile Prison have been waiting for! We are donating new soccer shoes and uniforms for them to get them even more excited about training! Hopefully when they release from the prison, they can have a better future and can pursue their hobby...

Kisah Penjara Wanita

Many imprisoned women are mothers and are usually the primary or sole provider for their children. When a mother is imprisoned, frequently the father does not continue to care for his children, resulting in large numbers of children being institutionalized. In a...

FSI Bali Kelas Inggris

Berita dari FSI Bali! Kami tahu bahwa pendidikan bahasa Inggris sangat penting di Indonesia tetapi tidak selalu mudah diterima oleh siswa. Kami telah lebih fokus dalam menyediakan kelas bahasa Inggris bagi mereka yang mungkin tidak memiliki akses untuk belajar bahasa Inggris. Selain kegiatan di...

Group from America visited Juvenile Prison

A group from America came to visit us to find out what Free and Safe is doing in Indonesia. They also visited Juvenile prison, played futsal with the boys in the prison and share stories and life experiences that we all hope can inspire the boys and give them new...

The Boys went to Tangkuban Perahu

The boys went to Tangkuban Perahu Mount with a group from America! To get there, they need to walk down a long flight of stairs, but it all pays off. The view was amazing, there are forests and valleys. They also soak their feet in a pool of hot water while also...

Anak Baru, Feri!

BERITA BAIK LAINNYA! Selamat datang, Feriansyah! Dia adalah anak baru kami yang sekarang tinggal di rumah transisi FSI. Feri adalah salah satu anak laki-laki dari tim sepak bola yang dilatih pelatih Jorge 5 tahun terakhir. Feri tinggal di Bandung bersama bibi dan neneknya. Dia adalah seorang yang sangat berbakat...

Sebuah Cerita

Beberapa cerita dari penjara wanita 🌸🌼Setiap wanita memiliki harapan, perjuangan, dan keinginan mereka. Mereka ingin mencapai semuanya suatu hari nanti. Mari kita lihat dan kirim cinta cepat dengan berdoa, berkomentar dengan kata-kata penyemangat di posting ini atau menjangkau di sini untuk mengetahui lebih banyak tentang kisah mereka jadi kita...

FSI Bali Team Won 1st & 2nd place

Last week, we had the incredible opportunity to host a mini league at Bangli Drug Prison, in collaboration with YWAM Bali and the Bangli Drug Prison team. Five teams from four different prisons participated, showcasing remarkable talent and teamwork. We are proud to...

Kelas Anak Muda

Kami tidak percaya 2021 akan berakhir dalam beberapa minggu lagi. Kami mengadakan kelas remaja terakhir minggu ini. Kami berkumpul di salah satu mall di Bandung dan makan malam bersama. Kami berbagi rasa syukur atas tahun ini, tahun yang penuh tantangan bagi kami saat menikmati makanan.

Selamat Rikzar

Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Rikzar diharuskan untuk menjadi orang yang mandiri. Rikzar kehilangan ibunya karena kanker pada tahun 2015, dan ayahnya pada tahun 2016 karena stroke. Orang tua Rikzar memimpikan Rikzar untuk menjadi orang yang sukses. Dia sedang dalam proses untuk mewujudkan impian kedua orangtua nya untuk kehidupannya.

By Free and Safe Indonesia

Follow our Instagram
@freeandsafe.id
@fsiwomen

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Free and Safe Indonesia
id_IDIndonesian