Anak Baru

November 05, 2020

Temui Wahyu anak terbaru kami untuk bergabung dengan keluarga Bebas dan Aman. Wahyu berusia 21 tahun dan sudah hampir 2 bulan tinggal di rumah transisi kita 🙌🏻✨

Wahyu adalah anak ketujuh dari delapan bersaudara, yang berasal dari Cicalengka, kota kecil di Jawa Barat 

Selain sebagai seorang pemuda yang rajin dan santun kepada orang lain, setiap kali kami berjalan di dekatnya dia menyapa kami dengan menundukkan kepala dan memberi salam tradisional Indonesia. Namun, karena sifatnya yang pemalu, dia belum berani untuk menatap mata Anda saat Anda berbicara dengannya. Kami berusaha membantu Wahyu agar lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan orang lain 😀💬

Untuk pendidikan Wahyu, dia memang sudah tamat SMA, tapi sudah lama tidak belajar bahasa Inggris. Keterampilan bahasa Inggris Wahyu masih belum lancar. Dengan mengikuti program kelas bahasa Inggris kami, dia mulai belajar bahasa Inggris sedikit demi sedikit 

Saat ini dia bekerja di restoran pizza dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Namun lokasinya lumayan jauh. Butuh waktu satu jam naik bus dan mengharuskan Wahyu berangkat kerja jam 6 pagi supaya tidak telat 🍕🥩

“Saya ingin menjadi seseorang yang berguna bagi orang lain dan belajar dari kesalahan yang saya lakukan di masa lalu,” kata Wahyu 

Melihat betapa rajin dan semangatnya Wahyu bekerja, membuat kami sangat bersyukur memiliki Wahyu disini. 

Artikel Lainnya

____________________

Liburan Semester Feri

Feri menggunakan liburan semesternya untuk pergi ke Jawa Tengah dan membantu ibunya yang tinggal di sana untuk menjual Gudeg. Mereka juga membuka pemesanan secara online dan pengiriman makanannya. Tidak lupa, mereka juga menghabiskan waktu bersama dengan makan malam bersama setelah selesai bekerja sambil bertukar kabar dan bercerita tentang kehidupan mereka...

Cipedes Got Talent

Hari yang menyenangkan dengan anak-anak yang menyenangkan! Kelas Bahasa Inggris dan Kreatif menampilkan bakat mereka di Cipedes Got Talent yang pertama! Mereka memiliki banyak bakat untuk ditampilkan, seperti menyanyi, menari, pertunjukan mendongeng, mereka bahkan membuat beberapa kerajinan yang sangat kreatif (mulai dari...

Bangli Prison Futsal Match!

(6 September 2023) We had the opportunity to bring a football team from outside the prison to play against our team from inside Bangli Drug Prison. The coaches also took part in this match....

FSI Bali Update

FSI Bali bekerja sama dengan tiga mitra berbeda yaitu LPKA Karangasem (Lapas Remaja Karangasem), Brave Bali, dan FC Bali untuk melatih futsal putra dan remaja. Anak laki-laki di penjara secara teratur berlatih sepak bola di dalam LPKA.

English Village

We are so happy to see Rikzar and Feri having fun in English Village Bandung learning the English language! 🤭 For more than one week they took classes, meet new people from different places, and introduced themselves to many people even though their main language...

Leather Craft Training – The Boys

Fikri and Reza took part in a short 2-month training starting in May to make handicrafts from leather materials with Andrew. The training is held 2x a week every Monday and Thursday. Fikri and Reza was taught how to make a wallet at their first meeting, and how to...

Kami Menang!

Selamat untuk anak kami, Deden. Ia dan timnya berhasil meraih juara di Divisi Utama FJL Jawa Barat U-13. Mereka berkompetisi di Purwakarta dan memenangkan liga. Kami sangat bangga padamu! Teruslah berkarya #freeandsafeindonesia...

FSI Kerja Sama Dengan Dinas Sosial dan Provinsi

Free and Safe bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Provinsi Jawa Barat. Free and Safe mengirimkan 165 pasang sepatu baru untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama...

Collaboration with The Ministry of Social Affairs of Indonesia

The Ministry of Social Affairs of Indonesia visited our organization, the Free and Safe Indonesia Foundation. During their visit, they learned about the programs we offer to support children and families in need. We had a great discussion with the Ministry's team...

Project Sepatu

Tidak ada yang layak memakai sepatu atau sandal dari tempat sampah. Siswa dan anak-anak diwajibkan untuk mengenakan seragam sekolah dan sepatu serta sandal yang sesuai. Banyak siswa memakai sepatu yang terlalu besar atau kecil untuk mereka; sepatu siswa lain nyaris tidak bisa disatukan ....

By Free and Safe

Follow our Instagram
@freeandsafe.id
@fsiwomen

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Free and Safe Indonesia
id_IDIndonesian